Perawatan Bayi Baru Lahir
3 menit membaca
Panduan Benar Merawat Tali Pusat: Bersih, Kering, Tanpa Ramuan
Tervalidasi Tim Medis RSUD dr. Slamet
Pemeriksa: dr. Rina Kartika, Sp.A (Reviewer Kesehatan Anak) • Diperbarui: 07 November 2026
Dibaca 516 kali
Prinsip utama perawatan tali pusat adalah menjaga tetap bersih dan kering. Hindari penggunaan alkohol, betadine, atau ramuan tradisional apa pun.
Prinsip Utama: Bersih dan Kering
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Kementerian Kesehatan RI menegaskan bahwa perawatan tali pusat metode terbuka dan kering adalah cara teraman untuk mencegah infeksi (tetanus neonatorum dan omfalitis). Tali pusat umumnya akan lepas (puput) dengan sendirinya dalam waktu 5 hingga 14 hari.
Cara Merawat Tali Pusat yang Benar:
- Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum menyentuh tali pusat bayi.
- Biarkan tali pusat terbuka dan terkena udara. Jangan membungkus tali pusat terlalu rapat dengan gurita atau perban.
- Lipat bagian atas popok atau celana bayi di bawah pangkal tali pusat agar tidak terkena kencing atau tinja bayi.
- Jika tali pusat kotor terkena air kencing atau kotoran, bersihkan lembut dengan kassa yang dibasahi air matang/hangat, lalu keringkan perlahan dengan kassa steril kering.
- DILARANG: Mengoleskan alkohol 70%, povidone iodine (betadine), bedak, minyak telon, kunyit, sirih, atau ramuan tradisional apa pun pada tali pusat.
Tanda Infeksi Tali Pusat (Omfalitis):
Segera ke faskes jika pangkal tali pusat tampak merah menyala, bengkak, mengeluarkan nanah/cairan berbau busuk, atau bayi menangis saat area sekitar pusar disentuh.
Sumber Referensi Resmi & Panduan Klinis:
WHO Guidelines on Newborn Cord Care; Buku KIA Kementerian Kesehatan RI 2023; Panduan Praktik Klinis IDAI.
Aksi & Bantuan
Kalkulator Usia NifasMateri Terkait Lainnya
Kontak Darurat
RSUD dr. Slamet Kabupaten Garut
Jangan ragu menghubungi fasilitas kesehatan jika timbul keraguan terkait kondisi kesehatan ibu dan buah hati.